Kab. Malang (MAN 1 Malang) – Tim Penilai Internal (TPI) dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia melaksanakan penilaian lapangan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di MAN 1 Malang, Selasa (19/5). Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.30 hingga 15.30 WIB dan tetap berjalan optimal meskipun bertepatan dengan agenda purnawiyata madrasah.
Pelaksanaan evaluasi lapangan tersebut merupakan bagian dari agenda Evaluasi Lapangan Pilot Project Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI WBK) yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI pada sejumlah satuan kerja di Jawa Timur.
Kegiatan diawali dengan sesi wawancara bersama tim Zona Integritas MAN 1 Malang. Dalam sesi tersebut, tim evaluator melakukan pendalaman terhadap berbagai aspek strategis pembangunan ZI, meliputi inovasi layanan, penerapan manajemen risiko, hingga kelengkapan serta kesesuaian eviden pada masing-masing area perubahan.
Proses wawancara berlangsung secara intens dan sistematis. Tim ZI MAN 1 Malang memaparkan berbagai program penguatan tata kelola, inovasi pelayanan publik, serta langkah-langkah peningkatan budaya kerja yang telah diterapkan di lingkungan madrasah. Selain itu, evaluator juga melakukan verifikasi terhadap implementasi program yang telah dijalankan sebagai bentuk penguatan reformasi birokrasi di satuan kerja.
Tim penilai dari Itjen Kemenag RI yang hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Diah Ayu Perwitasari dan Rahmi. Kehadiran tim evaluator menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan Zona Integritas berjalan sesuai indikator penilaian dan prinsip akuntabilitas kelembagaan.
Usai sesi wawancara, kegiatan dilanjutkan dengan penilaian lapangan ke sejumlah unit layanan dan fasilitas pendukung di lingkungan MAN 1 Malang. Tim evaluator melakukan pengecekan langsung terhadap implementasi layanan, sarana pendukung, keterpenuhan eviden, hingga budaya kerja aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Meski berlangsung bersamaan dengan kegiatan purnawiyata, seluruh rangkaian evaluasi tetap berjalan tertib dan kondusif. Hal tersebut menunjukkan kesiapan MAN 1 Malang dalam menjaga kualitas tata kelola kelembagaan di tengah padatnya agenda kegiatan madrasah.
Sinergi seluruh unsur madrasah dalam mendukung pelaksanaan evaluasi lapangan turut mencerminkan komitmen kuat MAN 1 Malang dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang profesional, transparan, dan berintegritas. Pembangunan Zona Integritas tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan administratif, melainkan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan.(vira)

